Browsed by
Category: Syair Puisi

Menunggu Salju Turun ?>

Menunggu Salju Turun

Tanda dan pertanda Yang bertubi-tubi diberikan Melalui tangan-tangan Juga peristiwa demi peristiwa Semua tampak aneh Entah hanya firasat atau malah isyarat Namun semua juga tampak nyata Meski aku tidak mengerti sama sekali Aku hanya berdansa dengan kepala tertunduk Menyisakan senyuman kecil Mungkin ini yang dinamakan meditasi Mengumpulkan kekuatan yang sejatinya masih ada Karena hidup bukanlah bisnis semata Hidup ini bukan pula sebuah ilusi Dan selalu percaya pada setiap ucapan doa Bukankah memang sejatinya demikian?    

Empat Sebelas ?>

Empat Sebelas

Mereka yang mengaku atas nama Tuhan Mereka yang merasa membela agama Mereka yang menyebut menjunjung kitab suci Mereka yang rela bersaksi dalam orasi Lalu berteriak dengan lantang, menjurangkan yang bersebrangan Merayakan kebencian Kemudian dalam setiap mimbarnya, menyebut ini adalah demokrasi

Ada Saatnya ?>

Ada Saatnya

Ada saatnya, ada Ada saatnya tertawa Ada saatnya gelisah Ada saatnya meminta Ada saatnya memberi Ada saatnya, ada Ada saatnya mendengarkan Ada saatnya mengutarakan Ada saatnya menerima Ada saatnya menolak Ada saatnya, ada Dan ada saatnya bekerja Ada saatnya berlibur

530 ?>

530

Denganmu, akhirnya Seperti menyudahi ujian fisika dan seluk-beluk rumus kimia Seperti bocah SD mendengar lonceng berbunyi di hari Sabtu Seperti para buruh kantor berhasil melewati tanggal tua Seperti juru ketik menemukan sebuah judul Seperti anak singa yang melihat ibunya membawa kijang Walaupun akhirnya tetap tertera ratusan angka, berada diantara aku dan kamu Tetapi angka hanyalah angka Tidak berarti apa-apa jika tanpa rasa Semoga memang denganmu, akhirnya  

Jangan Takut Sendiri ?>

Jangan Takut Sendiri

Jangan takut sendiri Percaya akan tiba saatnya nanti Datang padamu satu hati Jangan takut terjatuh Tak usah terlalu sering mengeluh Hatimu harus selalu utuh Yakin pada setiap pilihan Pada setiap doa yang dititipkan Karena Tuhan tidak tertidur Dia hanya sedang mengatur Mencoba selalu melindungimu Menyuruhmu untuk sabar menunggu Dan tetaplah ingat Jodoh datang di saat yang tepat

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial