Browsed by
Category: Cerita Pendek

Hmmmm… ?>

Hmmmm…

Aku masih di sini. Masih dan selalu setia untukmu. Seorang yang telah lama mengisi hatiku, seorang yang selalu warnakan hitam putihku. Begitulah gambaranku tentang dirimu. Tentang seorang wanita yang sebegitunya ku hafal segala perangainya. Dari pagi menyapa, hingga malam berpamitan, selalu ada waktuku untuknya. Dari saat dirimu membuka mata, menyapa dunia dengan ucapan “Selamat Pagi”. Hingga dirimu lelah merebah, menyudahi penatnya hari, dan berucap “Hari ini aku bahagia, terimakasih Tuhan”.

Sebuah Jas Hujan ?>

Sebuah Jas Hujan

Akhirnya event-pun hanya tinggal satu malam lagi, bahkan bisa dibilang hanya hitungan jam saja. Malam ini kafe tutup tidak seperti biasanya (jam 2 pagi), tetapi jam 11 sudah tutup. Hal ini dilakukan untuk preparing dan mensetting kafe untuk dijadikan tempat ‘pertempuran’ besoknya. Arga sebagai Project Director sibuk memperhatikan beberapa kru yang sedang mensetting venue, dan panggung. Sementara Yomi, selaku marketing kafe terlihat serius membuat dekorasi interior merah putih, dibantu beberapa karyawan kafe lainnya. Semuanya tampak ‘bersemangat’malam itu, kecuali Ninda yang…

Read More Read More

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial