Tentukan, Terima, Tanggung ?>

Tentukan, Terima, Tanggung

Jadi gini, ini cerita dari temen gw @jasoet, dan dia diceritain dari Mas @jauhari, berarti gw adalah sumber ketiga. Jadi mungkin cerita ini bakal berbeda dari cerita aslinya. Tapi intinya sih sama aja, semua ini tentang mencari jodoh yang bisa diambil dari FILOSOFI BIS ANTAR KOTA.

Kita ibaratkan jika kita sedang ingin pergi keluar kota yang jaraknya ratusan kilometer (Kota A ke Kota H), dan kita harus berangkat besok, nggak bisa ditunda. Karna kondisi keuangan yang memasuki akhir bulan, hanya Bis Eksekutif lah pilihannya.

Dari pagi sampe malem, ada banyak Bis Eksekutif yang satu tujuan dengan tujuan kita (Kota A ke Kota H), anggap saja dalam satu jam sekali, Bis Eksekutif itu silih berganti melakukan trayek antar kotanya tersebut. Bis pertama berangkat pukul 06.00 pagi, dan bis terakhir berangkat 12 jam kemudian. Sehingga ada 12 Bis Eksekutif yang siap mengantar kita berpindah dari Kota A ke Kota H.

Sudah pasti, setiap Bis Eksekutif tidak sama, ada kurang dan lebihnya. Ada yang luarnya bagus, tapi dalemnya biasa aja, susah buat selonjoran. Ada yang dalemnya bagus, enak buat selonjoran, tapi lumayan mahal ongkosnya. Ada yang murah, lumayan nyaman, tapi banyak berhentinya. Ada yang murah, jarang berhenti, tapi ACnya gak dingin. Satu yang pasti, semuanya nggak ada yang sempurna (baca: enak, nyaman, bisa selonjoran, AC dingin, harganya murah).

Semua pilihan tergantung sama kita. Kita yang menentukan dan kita yang akan menanggung semua resiko atas pilihan kita. Lalu apa yang terjadi jika kita terus mengulur waktu demi menemukan Bis Eksekutif yang sempurna itu?? Sudah jelas, waktu terbuang demi hal yang tidak pasti. Gak pasti?? Ya iyalah, kita nggak bakal tau kan, Bis Eksekitif yang bakal dateng berikutnya itu bagus atau nggak. Ujung-ujungnya apa?? Kita bakalan dapet Bis Eksekutif yang terakhir, dengan kondisi yang kita sendiri nggak tau bakal kayak apa, dan sialnya… Kita harus menerima Bis Eksekutif yang terakhir itu, karna there’s no other choice, kita harus segera berangkat menuju kota H.

So….. TENTUKAN, TERIMA, kemudian TANGGUNG resiko. Nyari jodoh itu bukan gambling, bukan perjudian. Nyari jodoh itu nggak perlu ngulur waktu demi yang akhirnya malah nggak punya pilihan lagi. Nggak ada yang sempurna, semua pasti punya kekurangan, kita lah yang harus berusaha menyempurnakan kekurangan itu.

7 thoughts on “Tentukan, Terima, Tanggung

  1. @ Jauhari : BIS yang mahal tapi sinyalnya mahal.. Lah :))

    @ Irwankarta : Ha kuwi Mas, iki belum ono jadwal keluar kota jhe, jadi belum bisa menentukan bis, hahaha

  2. Klo uda cantik nungguin bis dan siap dengan segala keadaan bis itu tapi gada bis yang lewat, gimana donk?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial